<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957</id><updated>2011-04-22T09:42:10.875+09:00</updated><title type='text'>GEMA CECYA DHAKSINARGA</title><subtitle type='html'>INDONESIA JOGJA GUNUNG KIDUL  ********* SAE AH CHIM BUNG AM JUCHIWON DAEJON SOUTH KOREA 2008.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957.post-4710452425570156966</id><published>2008-06-23T20:54:00.002+09:00</published><updated>2008-06-23T20:56:21.305+09:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/zlfKdbWwruY&amp;hl=en"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/zlfKdbWwruY&amp;hl=en" type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6398833210859380957-4710452425570156966?l=dewalangit2008.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/4710452425570156966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6398833210859380957&amp;postID=4710452425570156966&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/4710452425570156966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/4710452425570156966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/2008/06/blog-post_23.html' title=''/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957.post-240258587915950187</id><published>2008-06-22T20:38:00.001+09:00</published><updated>2008-06-22T20:40:26.804+09:00</updated><title type='text'>gema energy</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SF46EFQYN7I/AAAAAAAABHY/4EPdbEkzwyk/s1600-h/banyugeni1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SF46EFQYN7I/AAAAAAAABHY/4EPdbEkzwyk/s200/banyugeni1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214669260346374066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;Pria asal Nganjuk mengaku bisa memproduksi minyak mentah dari air. Dari biang minyak itu bisa dihasilkan bahan bakar sekelas minyak tanah hingga avtur. Presiden yakin ini ”sumbangan Indonesia bagi dunia”. Namun teknologi ini diragukan banyak orang.&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;TEMUAN mahapenting itu akan dipresentasikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor. Kalender menunjukkan Ahad, 18 Mei 2008. Tapi Joko Suprapto, orang yang ditunggu-tunggu, tak juga datang. Ia bahkan hampir dua pekan tak memberikan kabar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden, menurut seorang sumber, hari itu menghubungi Heru Lelono, anggota staf khusus bidang otonomi daerah yang bekerja bersama Joko. Yudhoyono, yang oleh para pengawalnya diberi kata sandi ”Krisna”, bertanya apakah pria 48 tahun itu sudah datang dari asalnya, Nganjuk, Jawa Timur. ”Heru menjawab belum,” kata sumber itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sang Krisna tahu Joko bukan orang sembarangan. Pria itu dipercaya bisa memproduksi minyak mentah—kelompoknya memberi nama oil base—dari air. Dengan proses selanjutnya, biang minyak itu bisa diolah menjadi bahan bakar sekelas minyak tanah, bensin, bahkan avtur, bahan bakar pesawat terbang. Temuan dahsyat ini—jika benar—bisa meruntuhkan bisnis perusahaan minyak multinasional. Jangan-jangan ia diculik. Perintah pun dikeluarkan: cari Joko sampai ketemu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perintah itu diteruskan ke Kepolisian Negara Republik Indonesia. Satu tim dari Detasemen Khusus 88 Antiteror diterjunkan. Dipimpin seorang perwira berpangkat komisaris besar, tim ini langsung bergerak. Tak sampai sepekan, pada 23 Mei, ”sang penemu” ditemukan: ia tergolek di Rumah Sakit Soedono, Madiun, Jawa Timur. ”Ia sakit jantung,” kata Inspektur Jenderal Abubakar Nataprawira, juru bicara Kepolisian Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;center&gt;&lt;strong&gt;l l l&lt;/strong&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Pertautan antara Joko dan Istana dimulai pada awal 2007. Mulanya ia berkenalan dengan Iswahyudi. Konsultan perminyakan itu aktif di Gerakan Indonesia Bersatu, lembaga yang dibentuk para pendukung Yudhoyono pada 2006. Iswahyudi kemudian mengenalkan Joko kepada Heru Lelono, sekretaris umum gerakan itu. &lt;p&gt;Kepada Heru, menurut sumber yang terlibat dalam kelompok itu, Joko mengenalkan ”teknologi listrik murah”—sama dengan yang dipresentasikan Joko ke Universitas Gadjah Mada tapi ditolak setahun sebelumnya. Di universitas itu, Joko membawa proyek pembangkit listrik dan panel surya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Heru Lelono tertarik. Ia semakin kesengsem ketika Joko mengatakan bisa membuat ”minyak mentah” dengan memisahkan hidrogen dari air. ”Ini sesuai dengan keinginan Presiden di berbagai kesempatan tentang perlunya kita mengembangkan FEW: food, energy, and water,” kata Heru, seperti ditirukan sumber Tempo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Eureka! Inilah solusi bagi bangsa, yang dilanda krisis akibat melangitnya harga minyak. Heru dan Iswahyudi lalu mengenalkan Joko kepada Yudhoyono. Soal ini, juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng mengatakan, Presiden selalu menyambut baik teknologi yang dibawa kepadanya. ”Setelah bertemu dengan kawan-kawan yang menyumbangkan blue energy, Pak Heru mungkin berpikir ini bagus. Lalu dia presentasikan ke Presiden,” kata Andi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada Presiden, menurut Andi, Joko mengatakan temuannya merupakan terobosan baru yang sedang dalam tahap riset. Jika berhasil, ini bisa memberikan dampak luar biasa dalam teknologi energi nonfosil. Presiden menyambut baik presentasi itu, kata Andi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden pun memberikan lampu hijau untuk pengembangannya. ”Tiga sekawan” itu lalu membentuk PT Sarana Harapan Indo Group, yang menaungi Sarana Harapan Indopangan, Sarana Harapan Indopower, dan Sarana Harapan Indohidro. Heru menjadi komisaris, dan Iswahyudi sebagai direktur. Pengembangan minyak dilakukan sayap Indohidro. Adapun Indopangan kini giat mengkampanyekan padi varietas baru: Supertoy HL 1-3. HL, singkatan dari Heru Lelono, diklaim bisa menghasilkan padi belasan ton per hektare.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suko Sudarso, Ketua Umum Gerakan Indonesia Bersatu, mengatakan Iswahyudi sempat mengajaknya bergabung dalam proyek ini. Namun aktivis yang sempat menjadi lingkaran dekat Yudhoyono itu menolak. ”Sebagai orang fisika, saya meragukan teknologinya,” ujarnya kepada Tempo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Heru dan Iswahyudi jalan terus. Mereka membeli 11 hektare lahan di Desa Cikeas Udik, Bogor, hanya beberapa kilometer dari kompleks kediaman Yudhoyono. Di lahan ini kemudian dibangun pusat penelitian yang diberi nama Center for Food, Energy, and Water Studies, disingkat CFEWS. Peletakan batu pertamanya dilakukan Heru pada 20 November 2007. Edhie Baskoro, putra kedua Yudhoyono, hadir ketika itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Area pusat penelitian itu kini telah dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang seperti dua tanki berdiameter 10 meter. Tangki setinggi enam meteran itu mengapit dua bangunan satu lantai beratap biru. Tampak umbul-umbul bertulisan CFEWS dipasang di gerbang masuk. Heru Lelono, seperti dikutip Koran Tempo, telah menghabiskan Rp 10 miliar untuk proyek ini. ”Semua dari swasta, tak ada dana dari SBY sama sekali,” katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lima hari setelah peletakan batu pertama itu, Heru dan kawan-kawan melakukan konvoi yang diklaim untuk menguji bahan bakar buatan Joko. Ada dua pikap Ford Ranger, satu sedan Mazda 6, satu bus, dan satu truk pengangkut jeriken. Menurut Heru, rombongan ini mengangkut 2.500 liter bahan bakar sekelas solar dan 600 liter kelas gasoline. Sebagian di antaranya dipamerkan dalam area Konferensi Internasional Perubahan Iklim di Bali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden melepas rombongan ini di depan rumah pribadinya. Hadir Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi. Presiden berjongkok di dekat knalpot mobil bersama Sudi Silalahi, untuk menunjukkan bahwa bahan bakar itu beremisi rendah. ”Saya mengikuti terus perkembangan penelitian ini,” katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah dilepas Presiden, rombongan itu berkeliling Jakarta. Baru pada 28 November mereka meninggalkan Ibu Kota, menuju Solo, Nganjuk, Banyuwangi, dan tiba di Denpasar, dua hari kemudian. Heru dan rombongan mampir ke rumah Joko di Nganjuk. ”Kita ingin membuktikan kepada dunia bahwa kita bukan bangsa kere, yang terombang-ambing harga minyak dunia,” kata Heru ketika itu. ”Bangsa Indonesia bisa menemukan sendiri bahan bakar.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden kembali menyambut rombongan ini di Denpasar. Di area Konferensi Perubahan Iklim, bahan bakar yang diberi nama ”Minyak Indonesia Bersatu” itu dipamerkan. Lagu-lagu ciptaan Yudhoyono, yang albumnya baru saja diluncurkan, diputar di lokasi pameran. Mereka yang hadir mengenakan seragam putih bergaris biru, dengan tulisan Blue Energy. Presiden dengan bangga mengatakan, ”Inilah kemenangan bangsa Indonesia.” Tepuk tangan menggema.&lt;/p&gt; &lt;center&gt;&lt;strong&gt;l l l&lt;/strong&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;DI Restoran Wyllows, kawasan Moiliili, Honolulu, 31 Maret lalu, Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman makan malam dengan mahasiswa Indonesia. Teguh Santosa, mahasiswa Universitas Hawaii Manoa, yang mengikuti isu blue energy di Tanah Air, menanyakan perkembangan temuan itu. &lt;p&gt;Alih-alih menjawab pertanyaan Teguh, Kusmayanto menceritakan kisah konyol: ”Markonah, ingat cerita Markonah?” Para mahasiswa menggeleng. Begitu juga Agusti Anwar, Konsul Bidang Pendidikan Konsul Jenderal RI di Los Angeles.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kusmayanto lalu menceritakan tipuan seorang perempuan pada 1970-an yang mengatakan bayi di kandungannya bisa bicara. Para petinggi tertipu. Si perempuan ternyata meletakkan tape mini—barang langka ketika itu—di balik bajunya. Dalam versi asli, si perempuan bernama Cut Sahara Fonna, bukan Markonah. Kusmayanto juga mengingatkan penggalian situs Batutulis, Bogor, oleh Menteri Agama Said Agil Al-Munawar pada pemerintahan Megawati Soekarnoputri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Teguh Santosa, Kusmayanto terkesan tak percaya dengan temuan Joko Suprapto. Apalagi ia sama sekali tak dilibatkan dalam proyek itu. ”Ini sepenuhnya pekerjaan Heru Lelono,” kata Kusmayanto, seperti ditirukan Teguh kepada Tempo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut sumber Tempo, Kusmayanto juga sempat mengungkapkan keraguannya itu kepada Presiden. Namun ia malah diminta diam tak mengomentari proyek Heru dan kawan-kawan. Dimintai konfirmasi soal ini, Kusmayanto menolak menjawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teknologi pembuatan oil base Joko memang masih misterius. Kepada wartawan, November lalu, ia mengatakan meneliti bahan ini sejak 2001. Intinya, ia menjelaskan, pemecahan molekul air menjadi unsur hidrogen dan oksigen. Dengan suatu katalis, hidrogen lalu diikat dengan rangkaian karbon tertentu. ”Tinggal mengatur jumlah rangkaian karbonnya, mau untuk mesin bensin, solar, atau avtur,” tuturnya ketika itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam situs Gerakan Indonesia Bersatu, Heru Lelono menyebut nama blue energy diberikan Presiden. Penemuannya didasarkan pada ”teknologi mata hati”, yaitu ”penyelarasan kemampuan olah pikir manusia yang berbatas dan kuasa Allah yang tak ada batasnya”. Bahan bakar dihasilkan dari ”substitusi molekul hidrogen ke dalam rangkai karbon tak jenuh.” Joko Suprianto mengatakan ide penelitian ini dari Al-Quran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena basisnya tak jelas, para pakar perminyakan skeptis. Tumiran, Ketua Jurusan Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada, menilai air tak memiliki unsur kimia yang bisa diubah menjadi minyak. Ia bahkan menuduh kelompok Joko menipu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pakar bisa bilang apa saja. Namun Presiden yakin betul dengan keampuhan teknologi itu. Kepada rombongannya dalam perjalanan menuju Iran, Maret lalu, ia mengatakan temuan itu akan diumumkan pada bulan April. Syaratnya, mesin yang dibangun di Cikeas mampu memproduksi 5.000 liter per menit. Harganya direncanakan Rp 3.000 per liter. ”Ini sumbangan bangsa Indonesia kepada dunia,” ujarnya, seperti ditirukan seorang anggota rombongan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Heru, akhir April lalu, Presiden kembali menerima Joko. Dalam pertemuan itu, sang peneliti berjanji menunjukkan hasil karyanya kepada Presiden pada 18 Mei. Joko berangkat dari Surabaya dengan memboyong semua peralatannya pada 6 Mei. Sejak itu ia menghilang. ”Ketika dijemput di Bandar Udara Soekarno-Hatta, ia tak pernah muncul,” kata Heru, seperti dikutip Koran Tempo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah ”ditemukan” pada 23 Mei, Joko tak bebas lagi. Siang-malam tentara dan polisi menjaga rumahnya. Ia tak gampang ditemui wartawan, yang ingin meminta kejelasan dasar ilmiah temuannya. Kepada Metro TV, yang ia undang khusus ke rumahnya, Joko mengatakan bahwa ia menghilang untuk menenangkan diri. Ia mengaku tak nyaman lagi dengan mereka yang mendukung proyek ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Joko merasa kerap ditekan para pendukung proyek. Di antaranya, ia dipaksa menandatangani kontrak yang mengharuskan dirinya menyerahkan semua rahasia penemuannya. Ia juga keberatan dengan istilah blue energy, yang kini populer. Baik Heru Lelono maupun Iswahyudi menolak dimintai konfirmasi atas pengakuan Joko. ”Kami tak akan memperpanjang perdebatan lagi,” ujar Heru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para penggagas proyek itu kini yakin, minyak murah akan bisa diluncurkan pada 17 Agustus nanti. Tokek…, bisa. Tokek…, tidak.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6398833210859380957-240258587915950187?l=dewalangit2008.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/240258587915950187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6398833210859380957&amp;postID=240258587915950187&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/240258587915950187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/240258587915950187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/2008/06/gema-energy.html' title='gema energy'/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SF46EFQYN7I/AAAAAAAABHY/4EPdbEkzwyk/s72-c/banyugeni1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957.post-9141672654661741128</id><published>2008-06-08T20:21:00.001+09:00</published><updated>2008-06-08T20:50:30.636+09:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="width:400px;border: outset thick orangered"&gt;&lt;object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6" width="400" height="60"&gt;&lt;param name="movie" value="http://img389.imageshack.us/img389/433/f4076987qa4.swf"&gt;&lt;param name="scale" value="exactfit"&gt;&lt;param name="AllowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://img389.imageshack.us/img389/433/f4076987qa4.swf" width="400" height="60" scale="exactfit" allowscriptaccess="always" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div style="text-align:center"&gt;&lt;a href="http://www.flashbannernow.com/free-flash-banner/free-banner-code.php?url=http%3A//img389.imageshack.us/img389/433/f4076987qa4.swf" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt; or &lt;a href="/" target="_blank"&gt;JOGJA GROUP&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;img style="visibility:hidden;width:0px;height:0px;" border="0" width="0" height="0" src="http://counters.gigya.com/wildfire/CIMP/bT*xJmx*PTEyMTI5MjU2MTc5OTQmcHQ9MTIxMjkyNTYzNTMyOSZwPTEzNDgxMSZkPSZuPSZnPTE=.jpg" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6398833210859380957-9141672654661741128?l=dewalangit2008.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/9141672654661741128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6398833210859380957&amp;postID=9141672654661741128&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/9141672654661741128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/9141672654661741128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/2008/06/or-jogja-group.html' title=''/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957.post-1971386667775645043</id><published>2008-06-07T13:08:00.001+09:00</published><updated>2008-06-07T13:13:20.577+09:00</updated><title type='text'>gema techno</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEoKxJhZxOI/AAAAAAAABFQ/2Ch4Nq6Xa7A/s1600-h/akecilwz8of0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEoKxJhZxOI/AAAAAAAABFQ/2Ch4Nq6Xa7A/s200/akecilwz8of0.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208987758493287650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; -  Jakarta mau dijadikan kota &lt;em&gt;cyber &lt;/em&gt;oleh Telkom. Monas pun ditetapkan BUMN telekomunikasi itu sebagai kilometer nol alias titik awal pembangunan hotspot internet di seluruh wilayah DKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Eksekutif General Manager Divisi Regional II Telkom, Adeng Achmad, seusai meresmikan &lt;em&gt;Monas Cyber Zone &lt;/em&gt;bersama Walikota Jakarta Pusat, Sylviana Murni, yang mewakili Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, di Diorama Monas, Sabtu (7/6/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluncuran program tersebut diharapkan bisa memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada seluruh masyarakat, termasuk wisatawan asing dan domestik yang berkunjung ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan yang terpenting, &lt;em&gt;Monas Cyber Zone&lt;/em&gt; ini adalah perwujudan tekad dari Telkom untuk menjadikan Jakarta sebagai &lt;em&gt;Cyber City&lt;/em&gt;," kata Adeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan peluncuran program ini, para pengunjung Monas dapat menggunakan fasilitas layanan hot spot menggunakan koneksi internet &lt;em&gt;broadband &lt;/em&gt;Speedy melalui perangkat komputasi portabel yang juga memiliki koneksi internet nirkabel, misalnya saja laptop atau ponsel pintar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Monas, kata Adeng, Telkom juga telah menempatkan hot spot Speedy yang aktif di 180 lokasi strategis dan pusat keramaian di wilayah Jabodetabek, seperti di mal, kafe, museum, taman kota, hotel, dan komplek perkantoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami harap di akhir 2008 ini seluruh lokasi strategis di Jabodetabek sudah tersedia hot spot Speedy dengan kualitas &lt;em&gt;bandwidth &lt;/em&gt;besar mencapai 1 Mbps," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh juga berharap dengan makin tersedianya koneksi internet cepat dan murah, diharapkan penetrasi internet bisa meningkat dua kali lipat dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun menargetkan hingga akhir tahun ini pengguna akses internet bisa mencapai 50 juta atau meliputi 20% populasi penduduk di Indonesia. Hingga saat ini, kata menteri, pengguna internet di Tanah Air baru mencapai 28 juta pengakses.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6398833210859380957-1971386667775645043?l=dewalangit2008.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/1971386667775645043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6398833210859380957&amp;postID=1971386667775645043&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/1971386667775645043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/1971386667775645043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/2008/06/gema-techno.html' title='gema techno'/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEoKxJhZxOI/AAAAAAAABFQ/2Ch4Nq6Xa7A/s72-c/akecilwz8of0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957.post-245532174863432659</id><published>2008-06-01T19:53:00.000+09:00</published><updated>2008-06-01T19:57:41.622+09:00</updated><title type='text'>gema selebritis...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEKAla2L28I/AAAAAAAABE8/tdbx1h3IGzQ/s1600-h/6y8lellzofuh5b8v.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEKAla2L28I/AAAAAAAABE8/tdbx1h3IGzQ/s200/6y8lellzofuh5b8v.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206865499543821250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; Cara menunjukkan bakti kepada orangtua bisa dengan berbagai cara. Ahmad Dhani menunjukkan bakti kepada ibunya dengan meminum air bekas cucian kaki sang bunda, Joice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini adalah salah satu ritual perayaan ulang tahun pentolan Dewa 19 itu yang ke-36 bersama 1000 Bala dewa di halaman Studio Dewa, Jl. Pinang Mas III, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Selain meminumnya, Dhani bersama sang adik, Dian, juga mengusapkan air itu ke muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai mengusap, Dhani pun memercikkan air cucian kaki itu ke 1000 Bala Dewa. Bala Dewa yang memenuhi jalan-jalan sekitar Studio Dewa pun berebut mendapatkan air cucian kaki ibunda Dhani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulang tahun Dhani yang jatuh pada 26 Mei 2008 itu berdekatan dengan ulang tahun adiknya, Dian yang ke-32 dan putra keduanya, El yang ke-9. Mereka pun merayakan ulang tahunnya secara bersamaan hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hari ini kita merayakan sekaligus 3 orang yang berulang tahun secara berdekatan. Saya, adik saya, dan putra kedua saya, El. Konsepnya sederhana. Tidak dirayakan di tempat mewah," ujar Dhani di depan Studio Dewa di  Jl. Pinang Mas III, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (1/6/2008) sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menambah meriah acara, Dhani menyiapkan panggung kecil di depan studionya. Rencananya, ia akan manggung bersama Dewi dewi untuk menghibur Bala Dewa sampai malam. &lt;b&gt;(ebi/ebi)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6398833210859380957-245532174863432659?l=dewalangit2008.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/245532174863432659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6398833210859380957&amp;postID=245532174863432659&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/245532174863432659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/245532174863432659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/2008/06/gema-selebritis.html' title='gema selebritis...'/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEKAla2L28I/AAAAAAAABE8/tdbx1h3IGzQ/s72-c/6y8lellzofuh5b8v.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957.post-5410340834417098128</id><published>2008-05-31T21:28:00.001+09:00</published><updated>2008-05-31T21:30:29.832+09:00</updated><title type='text'>gema kampus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEFEyK2L27I/AAAAAAAABE0/doRMVQyOJaU/s1600-h/ugm_3d.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEFEyK2L27I/AAAAAAAABE0/doRMVQyOJaU/s200/ugm_3d.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206518272912776114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="judul" align="left"&gt;Tim Peneliti UGM Tegaskan; Mustahil, Air Diubah Jadi Bensin&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                   &lt;td class="judul" align="left"&gt;&lt;img src="http://www.kr.co.id/images/pixel.gif" width="1" height="5" /&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                    &lt;td class="text" align="left" valign="top"&gt;&lt;span class="date2"&gt;31/05/2008 08:50:44&lt;/span&gt; &lt;span style="padding: 5px; margin-right: 5px;"&gt;&lt;strong&gt;YOGYA (KR)&lt;/strong&gt; - Tim Peneliti UGM kembali menegaskan, mengubah air menjadi hidrokarbon seperti bensin, minyak solar, minyak tanah dan avtur, merupakan sesuatu yang mustahil alias tidak mungkin. Sebab, air terdiri komponen hidrogen dan oksigen, untuk mengubahnya menjadi hidrokarbon yang non polar, di mana sifat air yang polar sangat berlainan dengan hidrokarbon yang non polar.&lt;br /&gt;Penegasan tersebut disampaikan Tim Peneliti UGM menanggapi  polemik  blue energy kepada wartawan di Rektorat UGM, Jumat (30/5). Tim terdiri Dr Tumiran, Drs Sudiartono MSc diwakili Rita Kristyani, Dr Wega Trisunaryanti dan Dr Jayan Sentanuhady didampingi Ketua Senat Akademik UGM Prof Dr Sutaryo dan Kepala Bidang Humas dan Keprotokolan UGM Drs Suryo Baskoro MS.&lt;br /&gt;Tim Peneliti UGM menyebutkan, energi berbasis air bukanlah sesuatu hal yang baru, sehingga kurang pada tempatnya jika penemuan teknologi berbasis air ini diklaim beberapa pihak sebagai inovasi atau temuan baru. ”Secara hukum logis energi, konsep blue energy jelas sangat tidak rasional,” kata Dr Wega.&lt;br /&gt;Menurut peneliti Hidrogen dari Fakultas MIPA UGM Dr Wega Trisunaryanti, air yang mengandung hidrogen memiliki sensivitas tinggi, di mana harus diubah menjadi hidrokarbon yang memiliki sensivitas rendah. Pada prinsipnya air memang dapat diubah menjadi hidrogen dengan teknik elektrolisis dan gas hidrogen digunakan sebagai bahan bakar. Sementara, proses elektrolisis dari air menjadi gas hidrogen membutuhkan energi yang sangat besar.&lt;br /&gt;Hal ini diamini Dr Jayan Sentanuhady. Menurutnya, teknologi seperti ini perlu puluhan tahun untuk menemukannya. Padahal, sebelumnya sudah ada orang pertama yang membuat dokumentasi tentang elektrolisis ini, dr William Rhodes di sekitar tahun 1960.&lt;br /&gt;”Namun hanya Prof Yull Brown sebagai orang yang secara serius mempopulerkan metode elektrolisis ini. Kendati begitu, di dunia scientist sendiri sudah banyak pakar meragukan efisiensi proses ini karena dipandang sebagai sesuatu hal yang memboroskan,” ujar Jayan Sentanuhady, dosen Jurusan Teknik Mesin dan Industri FTY-UGM.&lt;br /&gt;Menurut peneliti Laboratorium Konversi Energi UGM ini, proses elektrolisis yang umumnya menggunakan electric pulse ini masih terlalu mahal dibanding dengan energi yang didapatkan, akibat biaya produksi dengan energi value yang dihasilkan belum seimbang secara ekonomis.&lt;br /&gt;Menanggapi maraknya penemuan bahan bakar alternatif yang tidak dibuktikan secara ilmiah, Ketua Senat Akademik UGM Prof Dr dr Sutaryo menegaskan, hasil temuan seorang peneliti belum sepenuhnya benar, namun demikian seorang peneliti sebaiknya tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran ilmiah dan bisa membuktikan temuannya secara ilmiah.&lt;br /&gt;”Hasil temuan seorang peneliti bisa saja tidak selalu benar, namun harus tetap menjunjung tinggi kejujuran ilmiah dan tidak berbohong, apalagi secara sengaja membohongi publik dengan berkedok rahasia riset atau rahasia perusahaan,” katanya.&lt;br /&gt;Menurut Prof Sutaryo, pernyataan proses blue energy seperti yang selama ini dilansir di media telah menyalahi hukum kekekalan energi, sehingga tim dari UGM merasa perlu memberikan penjelasan kepada publik, agar masyarakat mendapatkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. ”UGM mengimbau kepada semua pihak untuk tidak lagi memberikan informasi yang menyesatkan tentang energi terbarukan kepada masyarakat,” kata Suryo Baskoro menimpali.&lt;br /&gt;Dikatakan Suryo, UGM juga mengimbau kepada para pengusaha dan pemerintah daerah agar melakukan cross check bila ada klaim tentang ditemukannya sumber energi. Selain itu, kepada pihak-pihak yang berkompeten untuk tidak ragu-ragu melakukan pengujian guna menghindari kerugian material.&lt;strong&gt; (Asp)-z&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                    &lt;!--tr&gt;             &lt;td background="http://www.kr.co.id/images/gr_hor.gif"&gt;&lt;img src="http://www.kr.co.id/images/pixel.gif" width="1" height="21" /&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td valign="top"&gt;&lt;table width="100%" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td width="25" align="left"&gt;&lt;img src="http://www.kr.co.id/images/ic_print.gif" width="15" height="16" /&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;td class="text" align="left"&gt;&lt;a href="#" class="menu"&gt;Cetak Berita&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr&gt;                 &lt;td width="25" align="left"&gt;&lt;img src="http://www.kr.co.id/images/ic_email.gif" width="15" height="9" /&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;td class="text" align="left"&gt;&lt;a href="#" class="menu"&gt;Kirim ke teman&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;              &lt;/table&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr--&gt;                        &lt;img src="http://www.kr.co.id/images/pixel.gif" width="1" height="21" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6398833210859380957-5410340834417098128?l=dewalangit2008.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/5410340834417098128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6398833210859380957&amp;postID=5410340834417098128&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/5410340834417098128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/5410340834417098128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/2008/05/gema-kampus.html' title='gema kampus'/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEFEyK2L27I/AAAAAAAABE0/doRMVQyOJaU/s72-c/ugm_3d.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957.post-5941057338512923119</id><published>2008-05-31T21:24:00.000+09:00</published><updated>2008-05-31T21:27:00.503+09:00</updated><title type='text'>gema nasional..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEFEBq2L26I/AAAAAAAABEs/Qhqbr7Br0dQ/s1600-h/garuda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEFEBq2L26I/AAAAAAAABEs/Qhqbr7Br0dQ/s200/garuda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206517439689120674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="judul" align="left"&gt;DISKUSI PUBLIK 'SELAMATKAN INDONESIA' ;  Globalisasi Seakan Halalkan Segala Sesuatu&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                   &lt;td class="judul" align="left"&gt;&lt;img src="http://www.kr.co.id/images/pixel.gif" width="1" height="5" /&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                    &lt;td class="text" align="left" valign="top"&gt;&lt;span class="date2"&gt;31/05/2008 08:50:44&lt;/span&gt; &lt;span style="padding: 5px; margin-right: 5px;"&gt;&lt;strong&gt;YOGYA (KR)&lt;/strong&gt; - Perubahan etika dan peradaban sekarang ini begitu kasatmata kita lihat. Di awal abad ke-20, bangsa-bangsa yang merasa dirinya paling beradab, bertindak atasnama 'tanah air' untuk melakukan sesuatu. Tetapi kini, negara tersebut bertindak di bawah payung 'globalisasi' untuk melakukan segala sesuatu. Globalisasi, seakan telah menghalalkan segala sesuatu dilakukan sebuah negara pada negara lain.&lt;br /&gt;Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah Drs H Said Tuhuleley mengemukakan hal tersebut dalam pertemuan pers di Kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro, Jumat (30/5). Pertemuan diselenggarakan terkait dilaksanakannya diskusi publik 'Selamatkan Indonesia: Menelaah Pemikiran Prof Dr HM Amien Rais'. Peserta diskusi yang akan diselenggarakan di Auditorium MM UGM Jalan Kaliurang pada Kamis (5/6) harus mendapatkan undangan dari MPM PP Muhammadiyah di Jalan KHA Dahlan.&lt;br /&gt;Diskusi untuk mengembangkan pemikiran strategis seputar upaya penyelamatan bangsa ini akan menghadirkan keynote speech Prof Dr M Amien Rais. Kegiatan kerja bareng MPM PP Muhammadiyah dengan Pusat Pengkajian Strategi dan Kebijakan (PPSK) Yogyakarta ini akan menghadirkan narasumber Emha Ainun Nadjib, Prof Dr Mochtar Mas'oed dan Dr Dradjat Wibowo dengan moderator Harwanto Dahlan.&lt;br /&gt;Atas nama globalisasi kata Said, dapat disaksikan suatu negara dapat begitu saja menentukan negara mana yang boleh mengembangkan teknologi nuklir dan mana yang tidak boleh. Atas nama globalisasi pula suatu negara boleh menggunakan bom atom untuk membunuh ratusan ribu orang tak berdosa, dengan embel-embel kalimat: "untuk mencegah pertumpahan darah yang lebih besar". Bahkan atas nama globalisasi pula, tandas Said Tuhuleley, suatu negara dapat memaksa negara lain mengimpor limbah produksi yang dihasilkan ternak mereka. &lt;strong&gt;(Fsy)-f&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6398833210859380957-5941057338512923119?l=dewalangit2008.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/5941057338512923119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6398833210859380957&amp;postID=5941057338512923119&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/5941057338512923119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/5941057338512923119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/2008/05/gema-nasional.html' title='gema nasional..'/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEFEBq2L26I/AAAAAAAABEs/Qhqbr7Br0dQ/s72-c/garuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957.post-1626625279548101602</id><published>2008-05-31T21:17:00.000+09:00</published><updated>2008-05-31T21:18:53.815+09:00</updated><title type='text'>gema jogja..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEFCIa2L25I/AAAAAAAABEk/buIFYuzO23E/s1600-h/becak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEFCIa2L25I/AAAAAAAABEk/buIFYuzO23E/s200/becak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206515356629982098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="ha2"&gt;&lt;strong&gt;Sejumlah Pasar Tradisional Akan Dipasangi Kamera CCTV&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="isi" style="text-align: center; margin-top: 3px; margin-bottom: 5px;"&gt; &lt;a href="http://www.jogjatv.com/jogja-terkini.php" class="tigas"&gt;kembali ke halaman indeks&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  Untuk mengoptimalkan pelayanan dan menjaga keamanan pengunjung di pasar tradisional, pemerintah kota Yogyakarta akan memasang kamera Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah pasar tradisional di kota Yogyakarta. Untuk tahun 2007, pemasangan CCTV akan dilakukan di Pasar Beringharjo, sebanyak 48 kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksana tugas dinas pengelolaan pasar kota Yogyakarta, Achmad Fadli, mengatakan, pemasangan kamera CCTV di sejumlah pasar tradisonal di kota Yogyakarta, dilakukan sebagai upaya meningkatkan keamanan fasilitas pasar serta mengkontrol kebersihan pasar. Pada tahun 2007, pemerintah kota Yogyakarta, akan memasang kamera CCTV di pasar beringharjo, sebanyak 48 kamera. Dengan biaya sekitar 70 juta rupiah. Pemasangan kamera CCTV tersebut akan dibiayai oleh pemerintah kota Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target pemasangan kamera CCTV akan dilakukan di pasar Giwangan, Kranggan, Kotagede, Sentul, Pawirotaman, Serangan dan Pasar Legi.&lt;br /&gt;Pemasangan kamera CCTV di sejumlah pasar tradisisonal, diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisata di kota Yogyakarta. Karena pasar tradisional, seperti Beringharjo merupakan salah satu obyek wisata yang diminati wisatawan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6398833210859380957-1626625279548101602?l=dewalangit2008.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/1626625279548101602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6398833210859380957&amp;postID=1626625279548101602&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/1626625279548101602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/1626625279548101602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/2008/05/gema-jogja.html' title='gema jogja..'/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SEFCIa2L25I/AAAAAAAABEk/buIFYuzO23E/s72-c/becak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957.post-4664616351673323444</id><published>2008-05-30T00:09:00.000+09:00</published><updated>2008-05-30T00:14:00.543+09:00</updated><title type='text'>tanah air kita..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SD7IKK2L22I/AAAAAAAABEQ/lUWd7qL57p8/s1600-h/bendera.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SD7IKK2L22I/AAAAAAAABEQ/lUWd7qL57p8/s200/bendera.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205818296322743138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 153); font-family: verdana;" class="date"&gt;13/05/08 11:38&lt;/p&gt;&lt;h1 style="color: rgb(0, 0, 153); font-family: verdana;"&gt;Amien Rais Luncurkan Buku "Selamatkan Indonesia"&lt;/h1&gt;  &lt;!-- google_ad_section_start --&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;Jakarta (ANTARA News) - Mantan Ketua MPR, Prof Dr HM Amien Rais meluncurkan buku terbaru karyanya yang bertajuk "Selamatkan Indonesia", di Jakarta, Selasa.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; Peluncuran buku dihadiri mantan Wakil PM Malaysia Anwar Ibrahim, Wakil Ketua MPR Mooryati Soedibyo, Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, serta ratusan undangan dan hadirin lainnya.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; Dalam buku itu, Amien memotret berbagai permasalahan besar bangsa Indonesia, seperti utang yang mencapai 148 miliar dollar AS, penduduk miskin yang menurut Biro Pusat Statistik mencapai 39,05 juta atau 109 juta orang versi Bank Dunia, 12 juta orang pengangguran, 4,1 juta anak bergizi buruk.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; Amien juga memotret kerusakan parah infrastruktur jalan dan 72 persen hutan Indonesia, penanaman modal yang pro asing dan penjualan berbagai BUMN.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; "Agenda mendesak bangsa adalah selamatkan Indonesia," kata Amien yang kini kembali mengajar di almamaternya, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; Sutiyoso dalam sambutannya meyakini Amien sebagai sosok intelektual yang cerdas dan berani.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; "Banyak orang yang cerdas, tetapi tidak berani dan yang tidak cerdas, tapi berani," kata Sutiyoso.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; Buku Amien tersebut, katanya, amat lengkap dalam memotret permasalahan bangsa ini secara gamblang serta mengoreksi berbagai kebijakan masa lalu dan masa kini yang merugikan bangsa.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; "Indonesia menjadi salah satu negara yang paling bermasalah di dunia," katanya.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; Berkaitan dengan peringatan 10 Tahun Reformasi dan Seabad Kebangkitan Nasional, menurut dia, buku Amien itu menjadi sangat penting untuk disimak apalagi bagi calon presiden mendatang.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; "Pemimpin harus tahu benar permasalahan bangsa untuk diatasi. Kalau saya dipercaya untuk memimpin bangsa ini, saya pasti merespon isi buku ini. Jangan tanya lagi. Jangan tanya Sutiyoso berani atau tidak, itu sudah lewat," katanya.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; Sutiyoso mengatakan figur Amein Rais dibutuhkan bangsa ini.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; "Kritiknya amat kita perlukan. Pak Amien Rais tidak boleh pensiun untuk mengurus negara ini. Selamatkan Indonesia," katanya.&lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; Pada acara itu cendekiawan Prof Dr Sri Edi Swasono dan Dr Djalaluddin Rakhmat serta purnawirawan TNI Mayjen (Purn) Saurip Kadi membedah buku itu dengan moderator Dr Effendi Gazali dari Universitas Indonesia. &lt;/span&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt; Buku "Selamatkan Indonesia" diterbitkan oleh PPSK Press dan dicetak oleh PT Mizan Publika terdiri atas 298 halaman. (*)&lt;/span&gt;&lt;!-- google_ad_section_end --&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 153); font-family: verdana;" class="cprt"&gt;COPYRIGHT © 2008&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6398833210859380957-4664616351673323444?l=dewalangit2008.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/4664616351673323444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6398833210859380957&amp;postID=4664616351673323444&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/4664616351673323444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/4664616351673323444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/2008/05/tanah-air-kita.html' title='tanah air kita..'/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SD7IKK2L22I/AAAAAAAABEQ/lUWd7qL57p8/s72-c/bendera.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957.post-5573453242303484588</id><published>2008-05-30T00:02:00.000+09:00</published><updated>2008-05-30T00:08:39.310+09:00</updated><title type='text'>selamatkan negaramu....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SD7Gxa2L21I/AAAAAAAABEI/V5EOo6OtHHs/s1600-h/garuda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SD7Gxa2L21I/AAAAAAAABEI/V5EOo6OtHHs/s200/garuda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205816771609353042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21/05/08 09:59&lt;br /&gt;Teriakan "Indonesia Bisa" Menggema di Jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokyo (ANTARA News) - Teriakan "Indonesia Bisa" terdengar nyaring sebanyak tiga kali berturut-turut dari bibir sekitar 150 warga Indonesia di Tokyo, Rabu, saat mereka mengikuti upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang berlangsung di halaman Wisma Duta, tempat kediaman resmi Dubes RI untuk Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriakan bersemangat itu merupakan respon dari seruan Dubes RI untuk Jepang, Jusuf Anwar, yang meminta ratusan warga Indonesia agar menyerukan kata-kata "Indonesia Bisa" sebanyak tiga kali. Upacara yang berlangsung dalam cuaca yang sejuk itu juga menandai 100 Tahun Kebangkitan Nasional yang dimulai pada tahun 1908.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih atas semangatnya. Ini bisa menjadi pertanda bahwa semangat nasionalisme masih tetap tinggi di dada warga Indonesia, meski kita berada jauh dari tanah air," kata Jusuf Anwar usai dikumandangkannya yel-yel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia Bisa, ujar Dubes, merupakan slogan yang diharapkan mampu menggugah kembali semangat kebangsaan rakyat Indonesia untuk meraih cita-citanya menjadi bangsa yang maju dan negara terdepan dalam percaturan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dubes pada kesempatan itu juga menjelaskan kebijakannya yang meminta para diplomat, para staf lokal, para pelajar Indoensia dan warga Indonesia di seantero Jepang lainnya untuk menggunakan pin berbentuk dua bendera Indonesia dan Jepang di pakaian kerja mereka hingga berakhirnya tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pin ini menandai semangat kebangsaan kita sekaligus juga untuk memperingati 50 tahun hubungan persahabatan Indonesia dengan Jepang," katanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu, para peserta upacara, termasuk para pelajar dari Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT) memang terlihat mengenakan pin di dada bagian kiri dari seragam dan pakaian yang dikenakan para warga Indonesia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dubes pada kesempatan itu juga membacakan amanat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam peringatan seabad Harkitnas yang intinya menekankan upaya bangsa Indonesia mengisi momentum Harkitnas dengan merevitalisasi tekad dan komitmen perjuangan bangsa sesuai dengan tantangan masa kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita perlu menumbuhkan nilai-nilai sebagai suatu bangsa yang percaya diri dan memiliki daya saing dalam upaya mengembangkan semangat kebangsaan yang unggul," kata Dubes mengutip pidato Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seruan bersemangat juga berkumandang di Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Osaka yang dihadiri para diplomat dan staf lokal serta sebagian warga Indonesia lainnya di kota bisnis nomor dua terbesar di Jepang itu (setelah Tokyo).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi-bagi pin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum upacara berlangsung, salah seorang diplomat terlihat membagi-bagikan pin bagi para undangan yang belum mendapatkan pin berlambang dua bendera, Merah Putih dan Hinomaru (nama bendera Jepang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pelajar dari Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT) terlihat sudah berbaris rapi dalam dua barisan dengan pin di dada masing-masing. Namun pin yang dibagikan kepada para pelajar itu berbeda dengan yang dipakai oleh warga Indonesia yang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus bagi para pelajar, pin yang dibagikan hanya berbentuk bendera Indonesia saja, tanpa ada bendera Jepang dan angka 50, yang menandai 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang pada tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan Antara yang tidak mengenakan pin juga diminta mengenakan pin yang sama yang dikenakan warga lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Antara juga harus pakai dong," kata Kepala Fungsi Penerangan Ronny P Yuliantoro yang langsung menyematkan pin tersebut di pakaian sang wartawan. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6398833210859380957-5573453242303484588?l=dewalangit2008.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/5573453242303484588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6398833210859380957&amp;postID=5573453242303484588&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/5573453242303484588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/5573453242303484588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/2008/05/selamatkan-negaramu.html' title='selamatkan negaramu....'/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_IbNa4rJdGP8/SD7Gxa2L21I/AAAAAAAABEI/V5EOo6OtHHs/s72-c/garuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6398833210859380957.post-6953483479784191456</id><published>2008-05-29T23:29:00.001+09:00</published><updated>2008-05-29T23:29:23.988+09:00</updated><title type='text'>scissor</title><content type='html'>&lt;embed width="210" height="350" src="http://beta.mego.com/s/0e08b02f24de0261_/"  type="application/x-shockwave-flash"&gt; &lt;/embed&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://beta.mego.com/social/link/0e08b02f24de0261_" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://beta.mego.com/social/img/small/0e08b02f24de0261_" width="210" height="26" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="visibility:hidden;width:0px;height:0px;" border=0 width=0 height=0 src="http://counters.gigya.com/wildfire/CIMP/bHQ9MTIxMjA3MTI2NjMwNyZwdD*xMjEyMDcxMzA4MTc5JnA9MTI4MTEmZD*mbj1ibG9nZ2VyJmc9MQ==.jpg" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6398833210859380957-6953483479784191456?l=dewalangit2008.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/feeds/6953483479784191456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6398833210859380957&amp;postID=6953483479784191456&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/6953483479784191456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6398833210859380957/posts/default/6953483479784191456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dewalangit2008.blogspot.com/2008/05/scissor_29.html' title='scissor'/><author><name>Rodajogja</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IbNa4rJdGP8/THKtvlAsQWI/AAAAAAAADX4/nT0VSjjJDDo/S220/salim.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
